CETAPHIL merupakan sebuah merek perawatan yang telah dipercaya oleh dokter kulit selama lebih dari 70 tahun. Dikenal karena kekuatan pembersihan nya yang lembut, maka formulanya tetap dipertahankan sejak awal diciptakan pada tahun 1947.
Sudah tersedia lebih dari 70 negara dan menawarkan berbagai macam produk sehari-hari mulai dari pembersih, pelembab wajah hingga produk bayi dan solusi untuk kulit sensitif. Cetaphil menjadi salah satu merek perawatan kulit yang banyak direkomendasikan oleh dokter kulit dan para perawatan kesehatan profesional di seluruh dunia.
1. Cetaphil Gentle Skin Cleanser
Cetaphil Gentle Skin Cleanser
Cetaphil Gentle Skin Cleanser adalah produk pembersih wajah yang paling laris dan disukai banyak orang formulanya sudah di temukan sejak tahun 1947 di Amerika. Pembersih wajah pengganti sabun untuk kulit kering, normal, kombinasi dan berjerawat.
Kelebihan dari Gentle Skin Cleanser ini adalah selain mudah digunakan juga efektif membantu melembapkan dan membersihkan dengan lembut, cocok untuk segala jenis kulit bahkan kulit sensitif karena memiliki pH yang seimbang. Tanpa busa yang berlebih dan tanpa tambahan pewangi, pembersih wajah ini sudah teruji secara dermatologi.
Cetaphil Genle Skin Cleanser ini memiliki beberapa varian diantaranya :
Varian 59 ml Rp 65.000
Varian 125 ml Rp 125.000
Varian 250 ml Rp 165.000
Varian 500 ml Rp 240.000
Varian 1000 ml Rp 420.000
Jika kamu sedang mencoba produk cuci muka yang satu ini, saya sarankan membeli varian yang 125/250ml karena beberapa penjual di market place menjual dengan harga yang berbeda tipis. Jika kamu merasa tidak cocok dengan kulit wajah, kamu juga bisa menggunakannya sebagai sabun mandi (body wash).
2. Cetaphil Oily Skin Cleanser
Cetaphil Oily Skin Cleanser
Berbeda dengan versi Gentle Skin Cleanser diatas yang di formulasikan untuk berbagai jenis kulit, Cetaphil Oily Skin Cleanser merupakan pembersih wajah khusus untuk kulit berminyak bahkan yang sensitif. Bisa digunakan setiap hari karena busa yang dimiliki sedikit serta sangat efektif membantu mengurangi minyak berlebih tanpa mengurangi kandungan air di kulit, sehingga kelembapan kulit tetap terjaga.
Kelebihan Cetaphil Oily Skin Cleanser mampu membersihkan dan mengurangi kadar minyak berlebih diwajah dalam 2 minggu tanpa membuat kulit kering. Hanya memiliki Varian 125ml dan dibanderol dengan harga Rp 240.000 bahkan ada yang lebih murah jika anda pintar mencarinya di market place.
3. Cetaphil Daily Facial Moisturizer
Cetaphil Daily Facial Moisturizer
Cetaphil Daily Facial Moisturizer SPF 15/PA ++ merupakan pelembap sekaligus pelindung wajah dengan formula yang cepat diserap kulit, tidak menyumbat pori-pori. Bisa digunakan setiap hari untuk melembapkan dan melindungi kulit karena kandungan SPF 15/PA ++ dapat melindungi semua jenis kulit, termasuk kulit berminyak dari efek buruk sinar UV. Untuk varian 118 ml di banderol dengan harga Rp 275.000.
4. Cetaphil Moisturizing Lotion
Cetaphil Moisturizing Lotion
Cetaphil Moisturizing Lotion merupakan losion pelembap dengan kombinasi formula dari Avocado Oil yang dapat membantu melembabkan kulit. Kelebihan produk ini dapat membantu mengurangi penguapan alami, menjaga kelembapan, dan membantu memperbaiki tekstur kulit. Produk ini hanya memiliki varian 200ml dengan harga Rp 240.000.
Skincare atau perawatan wajah mempunyai banyak jenis dan kegunaannya. Selain yang digunakan berdasar jenis kulit, juga dari fungsi skincare itu sendiri. Di zaman sekarang bukan hanya wanita, tapi kaum pria juga mendambakan kulit yang indah dan sehat, ini bisa di peroleh jika kamu rutin melakukan perawatan kulit setiap hari.
Tidak perlu harus selalu pergi ke salon kecantikan yang bisa menguras kantong karena harganya sebanding dengan hasil yang akan didapatkan jika salon tersebut cocok dengan kulit kamu. Jika kamu mau lebih hemat bisa mencoba beberapa produk skincare yang diformulasikan khusus untuk jenis kulit yang kamu miliki. Namun jika kamu masih bingung dengan jenis jenis produk skincare apa saja yang di butuhkan, artikel ini cocok untuk kamu baca.
Ketahui dulu jenis dan fungsi skincare
1. MAKE UP REMOVER
Sebelum wajah di cuci menggunakan sabun, Alangkah baiknya mulailah dengan menghapus semua make up yang menempel di wajah dengan Make Up Remover, agar proses pembersihan lebih mudah dan cepat. Ini adalah langkah pertama yang harus di lakukan setiap hari karena selain untuk membersihkan kulit wajah, Make Up Remover juga membantu membersihkan kotoran, debu yang menempel di kulit setelah seharian beraktifitas diluar.
Fase pemulihan kulit terjadi pada malam hari saat kamu istirahat, jika tidak dibersihkan setiap malam, kotoran, bekas make up dan skincare sebelumnya akan menempel dan menyumbat pori pori dan jadilah komedo, jerawat dan bahkan flek hitam pun terbentuk. Maka Make Up Remover ini sangat membantu pembersihan agar lebih mudah.
2. CLEANSER
Setelah menghapus make up, lanjutkan dengan menggunakan cleanser, Ini bertujuan untuk membersihkan sisa make up yang membandel dengan cara yang lebih dalam. Cleanser ini terkenal di negara asia terutama di jepang dan korea. Mereka biasanya menggunakan Cleanser ini sebagai metode pembersihan ganda atau double cleansing yang di gunakan sebelum sabun cuci muka.
Cleanser ini bisa kamu gunakan 2 kali sehari pada pagi hari dan malam hari untuk membersihkan make up dan kotoran. Di pagi hari kamu bisa menggunakan cleanser untuk membersihkan minyak seperti sebum yang di produksi saat kita istirahat
Dengan menggunakan cleanser, kotoran di wajah seperti keringat, debu, sebum, spf dan sebagainya pun bisa di bersihkan dengan cara yang lembut tanpa membuat kulit kamu kering dan kusam. Fungsi lainnya menggunakan Cleanser juga bisa membuat kulit lebih halus, cerah dan juga menambah daya penyerapan kulit yang lebih maksimal.
3. FACE WASH
Setelah menggunakan Make up remover atau Cleanser, sekarang waktu nya cuci muka dengan sabun muka. Membersihkan make up terlebih dahulu bisa membantu sabun pembersih muka mudah digunakan. Kamu tidak perlu menggosok terlalu kasar karena make up sebelumnya sudah terlebih dahulu di bersihkan.
Ingat gunakan face wash sesuai jenis kulit kamu, karena jika tidak sesuai dengan jenis kulit kita, bisa mendatangkan masalah baru di kulit wajah kamu. Untuk kamu yang mempunyai kulit wajah kombinasi dan berminyak gunakan Pembersih yang berbusa karena bisa melembabkan kulit dan membersihkan sebum, kotoran dan juga bakteri di kulit.
Pembersih dengan exfoliator cocok untuk semua jenis kulit namun hindari untuk kulit sensitive dan extra kering karena bisa membuat nya iritasi. Pembersih muka ini di kenal dengan pembersih 3 in 1 karena bisa sekaligus exfoliate kulit, dan juga membersihkan kotoran di kulit dan merupakan pembersih terbaik untuk membersihkan make up.
4. EXFOLIATOR
Exfoliator adalah jenis skincare yang berfungsi untuk pembersihan atau pengangkatan sel sel kulit mati yang menempel di permukaan wajah agar tekstur kulit lebih rata dan lebih cerah bersinar. Banyak di antara kita yang jarang memasukan exfoliator ini sebagai rutinitas skincare kita, padahal penggunaannya hanya 2 kali seminggu.
Pemyebab kulit yang tidak rata seperti bercak bercak kering, bersisik dan pori pori kulit yang tersumbat karena sel kulit mati tidak melepaskan dengan sendirinya, maka dengan dibantu dengan exfoliator ini. Selain membersihkan sel kulit mati, exfoliator juga membatu membuka pori pori agar skincare yang lain dapat di serap lebih baik.
5. TONER
Toner adalah langkah akhir untuk rutintas pembersihan kulit wajah agar mendapatkan kulit yang lebih bersih dan menerima skincare lanjutan agar bisa meresap ke kulit dengan lebih sempurna. Karena dengan menggunakan Make up Remover, Cleanser dan sabun cuci muka saja tidaklah 100% bersih. Maka gunakan toner setelah cuci muka untuk membersihkan kulit dan melembabkan kembali jika anda menggunakan exfoliator.
Cara pemakaiannya bisa memakai kapas yang lembut dan menyapukannya dengan satu arah dari dalam ke arah keluar wajah. Ini bertujuan untuk menghindari kerutan di wajah.
Selain sebagai langkah akhir pembersihan, Toner juga bisa mengecilkan pori pori dan mengembalikan keseimbangan PH alami kulit yang terganggu setelah melakukan pembersihan dengan sabun dan bahan kimia.
6. ESSENCE/ SERUM
Essence dan Serum hampir sama, namun Essence biasanya lebih cair dan kurang terkonsentrasi daripada Serum. Essence adalah produk skincare dengan formula terkonsentrasi untuk menargetkan masalah kulit seperti kerutan, garis halus, kulit kusam dan kulit tidak rata. Jika di gunakan secara teratur kulit akan terlihat lebih muda, lebih cerah dan lebih halus karena mengandung bahan aktif yang bisa meregenerasi kulit.
Nah setelah memakai Essence, kamu langsung bisa aplikasikan serum. Serum adalah jenis produk perawatan kulit yang berbentuk gel dan lotion yang mempunyai bahan super aktif untuk memberikan nutrisi ke kulit. Biasanya serum mempunyai harga yang paling mahal dari jenis produk perawatan kulit lainnya.
Serum di rancang untuk untuk menargetkan masalah kulit tertentu seperti keriput. Pemakaian Serum juga bisa melembabkan kulit dan jika di gunakan secara teratur kulit kita bisa terlihat lebih muda, segar, kencang, sehat, dan tektur kulit pun lebih rata. Hanya beberapa tetes saja Serum cukup di gunakan untuk seluruh muka. Terpenting, gunakanlah Serum setelah muka benar benar bersih dari apapun agar produk bisa meresap dengan lebih maksimal.
7. PELEMBAB
Produk kecantikan yang paling populer dan mempunyai fungsi untuk melembabkan kulit dan merawat kulit yang kering agar lebih halus dan tidak kering. Bukan itu saja fungsi dari pelembab juga bisa melindungi kulit dari lingkungan luar yang mungkin bisa membuat kulit kita kering, rapuh dan iritasi.
Jenis pelembab sendiri menpunyai banyak jenis, mulai dari pelemab untuk kulit kering, berminyak, kombinasi, normal dan sensitive. Jadi pastikan kamu memakai pelembab yang cocok untuk jenis kulit kamu. Khusus untuk orang yang mempunyai jenis kulit berminyak pilihlah pelembab yang Oil Free dan pelembab Non comedogenic yang tidak akan menyumbat pori pori.
8. FACE OIL
Face Oil merupakan pelembab yang menggabungkan lilin, air dan minyak. Apapun jenis kulit kamu, Face Oil cocok di gunakan untuk melembabkan kulit yang sangat efektif terutama jika kamu mempunyai kulit kering. Face Oil ini mengandung nutrisi yang bisa membantu membuat lapisan kulit agar lebih sehat.
Biasanya dikemas dalam botol kecil dan di gunakan hanya beberapa tetes saja. Kamu bisa gunakan Face Oil sebelum pelembab agar pelembab langsung menyerap ke kulit. Atau di gunakan setelahnya agar pelembab dan produk produk sebelumnya bisa terkunci.
Selain sebagai pelembab, Face Oil dari minyak Vitamin C juga bisa membantu menyamarkan bekas luka. Caranya pijat kulit yang terdapat luka sesering mungkin dengan Face Oil ini. Dan untuk kamu yang kulit berminyak carilah Face Oil dari Tea Tree Oil.
9. SUNSCREEN
Penggunaan Sunscreen atau tabir surya sangat lah penting. Di gunakan setiap hari untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV. Jika kamu bekerja di lapangan, maka dari itu entah di musim dingin, panas, hujan, mendung, harus selalu menggunakan tabir surya di siang hari untuk melindungi wajah dan kulit kamu.
Selain sebagai kecantikan untuk menjaga kulit kita dari kerusakan, keuntungan lain memakai tabir surya juga bisa menghindari terkena kanker kulit yang berbahaya untuk kesehatan kita.
10. CREAM MALAM
Krim malam merupakan krim yang diformulasikan secara khusus untuk digunakan pada malam hari sebelum kita tidur. Krim malam ini diklaim dapat melembutkan dan menghaluskan kulit, menghilangkan noda-noda di wajah, dan meminimalisasi munculnya kerutan serta garis-garis halus. Krim malam juga dianggap bisa membuat kulit terasa kenyal, meratakan warna dan tekstur kulit, bahkan menetralisir dampak radikal bebas.
Produsen produk kecantikan sering kali mengatakan kalau kita perlu menggunakan krim khusus dengan formula lebih kuat di malam hari, karena pada saat itulah kulit memperbaiki dirinya. Mereka juga mengatakan bahwa krim yang tepat akan membantu kulit beregenerasi.
11. MASKER WAJAH
Pemakaian masker yang tepat bisa membantu membersihkan wajah yang lebih dalam yang bisa mengangkat kotoran, minyak berlebih, kulit mati yang menumpuk, serta membuat kulit halus, melembabkan dan mengecilkan tampilan pori pori. Ini adalah jenis skin care yang terbilang mewah dan kita membutuhkan waktu lebih dari biasanya untuk melakukannya.
Ada banyak jenis masker di pasaran sana. Mulai dari Clay, Mud dan Arang yang harus di bilas setelahnya dan di ikuti dengan skincare selanjutnya. Masker Sheet di aplikasikan sebelum sisa perawatan kulit dan kemudian memijatkannya apa yang tersisa setelah masker di angkat agar meresap ke dalam kulit di ikuti dengan perawatan selanjutnya.
Di sana juga terdapat masker Leave On yang seharusnya di biarkan semalaman. Jika kamu menggunakan jenis masker ini lakukan sebagai langkah akhir rutinitas perawatan di malam hari kamu itu dan tidak perlu menggunakan pelembab lagi. Namun jika kulit kamu sangat kering apply dua duanya. Masker jenis Peel Off biasanya mengandung sejenis alkohol yang bisa mengeringkan kulit. Jadi untuk kamu yang kulit kering hindari pemakaian jenis ini.
Perlu di ketahui bahwa apapun jenis maskernya yang kamu gunakan, gunakanlah masker setelah muka bersih sempurna. Secara ideal kita hanya menggunakan masker 1 kali seminggu bahkan lebih tergantung keadaan kulit.
Masker untuk jenis Clay and Mud cocok untuk kamu yang mempunai jenis kulit berminyak karena ia bisa menyerap minyak berlebih dan ini juga bisa membantu mneyingkirkan sel sel kulit mati yang menumpuk.
Masker dari Cream Based cocok untuk kulit yang kering yang bisa memberikan kelembaban pada kulit dan menghaluskannya. Jadi tentukan jenis masker apa yang cocok untuk jenis kulit kamu.
Karena setiap orang memiliki kulit wajah yang berbeda, maka beberapa jenis kulit wajah membutuhkan perawatan dan perhatian yang lebih dibandingkan jenis kulit yang lain.
Oleh karena itu, produk perawatan kulit dibuat dengan formula yang berbeda tergantung jenis kulit. Penggunaan produk perawatan kulit yang tidak sesuai bisa menyebabkan, iritasi, kulit berjerawat, kulit wajah menjadi kering, dan munculnya berbagai masalah lain pada kulit wajah.
Berikut adalah cara merawat kulit wajah berdasarkan jenis kulitnya:
1. Perawatan untuk jenis kulit wajah normal
Perawatan jenis kulit wajah normal cenderung lebih mudah. Dengan menggunakan perawatan kulit wajah biasa dan diformulasikan secara khusus untuk kulit normal saja sudah cukup. Misalnya dengan Sabun pembersih wajah dengan bahan kimia yang lembut dan hindari menggosok wajah terlalu kasar. Kamu bisa membilas wajah dengan air hangat, lalu keringkan dengan handuk berbahan lembut.
2. Perawatan untuk kulit wajah kering
Merawat jenis kulit wajah kering dapat menggunakan pembersih wajah yang mampu melembabkan, seperti emolien dan hindari produk yang mengandung alkohol atau pewangi karena dapat membuat kulit semakin kering bahkan berjerawat. Setelah selesai dibersihkan, Anda bisa menggunakan pelembab agar kulit tidak mudah kering. Selain itu, hindari terlalu lama mandi dan mencuci muka dengan air hangat.
3. Perawatan untuk kulit wajah berminyak
Salah satun cara merawat kulit wajah berminyak adalah dengan mencuci muka secara rutin 2 kali sehari dengan sabun cuci muka yang mengandung gliserin. Setelah dibersihkan kamu bisa menggunakan produk perawatan kulit lain, seperti toner yang mengandung benzoil peroksida, asam salisilat, dan asam glikolat. pilihlah produk kosmetik dengan kandungan air dan berlabel non comedogenic yang tidak menyebabkan penyumbatan pada pori-pori. Untuk menghilangkan minyak berlebih pada wajah, bisa juga menggunakan kertas minyak dan masker wajah khusus kulit berminyak. Beberapa bahan alami yang dapat digunakan sebagai masker wajah, antara lain madu, lidah buaya, tomat, dan minyak jojoba. Hindari makanan yang tidak sehat, seperti gorengan, makanan cepat saji, dan makanan dengan kadar gula tinggi.
4. Perawatan untuk kulit wajah sensitif
Perawatan kulit wajah sensitif bisa dilakukan dengan mengetahui pemicu yang menyebabkan reaksi alergi atau iritasi. Sabun wajah yang di gunakan sebaiknya berbahan lembut dan bilaslah dengan air hangat. Usahakan untuk tidak menggosok wajah terlalu kencang saat mencuci wajah.
Pemilik kulit wajah sensitif juga disarankan untuk tidak menggunakan produk perawatan wajah yang mengandung alkohol, asam, dan pewangi karena dapat menyebabkan iritasi wajah makin parah. Kamu bisa menggunakan produk perawatan wajah yang mengandung lidah buaya, teh hijau, polifenol, dan gandum.
5. Perawatan untuk kulit wajah kombinasi
Cara terbaik merawat kulit wajah kombinasi adalah menggunakan produk pembersih dan pelembab yang khusus diformulasikan untuk jenis kulit wajah kombinasi. Produk ini mampu mengurangi kadar minyak di daerah zona T (dagu, hidung dan jidat) sekaligus melembapkan area pipi.
Rutin membersihkan wajah 2 kali sehari. Produk pembersih yang mengandung alkohol, asam salisilat, dan benzoil peroksida sebaiknya dihindari, karena bahan-bahan ini dapat menyebabkan kulit wajah menjadi kering.
Jika cara ini kurang efektif, Anda bisa mencoba menggunakan produk pembersih untuk kulit wajah kering di area pipi dan produk khusus kulit berminyak untuk zona T.
Apa pun jenis kulit wajah Anda, tetap gunakan cream UV untuk melindungi kulit dari bahaya sinar ultraviolet. Jangan lupa juga untuk membersihkan kulit wajah dari make up sebelum Anda tidur.
Cara perawatan kulit di atas sebaiknya juga disertai dengan pola hidup sehat, dengan cara konsumsi makanan bernutrisi, banyak minum air putih, batasi konsumsi alkohol, dan berhenti merokok.
Setiap orang ingin memiliki kulit wajah yang bersih dan sehat agar lebih percaya diri ketika bertemu dengan orang baru. tapi, sudahkah anda mengetahui jenis kulit seperti apa yang anda miliki?
Karena seiring bertambahnya usia, jenis kulit wajah yang dimiliki setiap orang berbeda dan bisa berubah. Kulit wajah juga dapat dipengaruhi oleh faktor genetik, penyakit, dan faktor lingkungan. misalnya sering terkena sinar matahari, debu, dan polusi udara. kebiasaan tertentu juga bisa berdampak pada berubahnya jenis kulit, seperti merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol.
beberapa faktor yang menentukan struktur dan jenis kulit wajah seseorang diantaranya :
1. Elastisitas kulit dipengaruhi oleh seberapa banyak air yang terkandung di dalam kulit.
2. Kembutan dan nutrisi kulit dipengaruhi oleh kandungan minyak yang ada di dalam kulit.
3. Sensitivitas kulit terhadap zat atau bahan tertentu
Dari tiga faktor di atas, jenis kulit wajah dapat dibagi menjadi beberapa kategori, yaitu:
1. Kulit wajah normal
Jenis kulit ini cenderung lebih memiliki keseimbangan antara jumlah kandungan air dan minyak, sehingga kulit tidak terlalu kering juga tidak terlalu berminyak.
Jenis kulit ini biasanya jarang memiliki masalah kulit, tidak terlalu sensitif, terlihat bercahaya, dan pori-pori pun hampir tak terlihat. Jenis kulit normal juga lebih mudah dirawat.
2. Kulit wajah kering
Kulit wajah yang kering umumnya terjadi akibat rendahnya kelembapan pada lapisan kulit terluar, yang mengakibatkan kulit kering mudah pecah-pecah dan mengalami keretakan pada permukaan kulit.
Pemilik kulit wajah kering biasanya memiliki pori-pori kulit yang hampir tak terlihat, permukaan luar kulit terlihat kasar dan kusam, serta kulit kurang elastis. Jenis kulit ini juga lebih mudah memerah, gatal, bersisik, dan meradang.
Kulit kering juga bisa disebabkan oleh faktor genetik, usia, perubahan hormon, cuaca dingin, paparan sinar matahari, mandi air panas terlalu lama, efek samping obat-obatan, atau bahan yang terkandung dalam produk sabun, kosmetik, dan pembersih.
3. Kulit wajah berminyak
Jenis kulit wajah berminyak cenderung memiliki pori-pori besar, terlihat berkilau namun kusam, dan biasanya disertai komedo, jerawat, serta noda hitam.
Kulit wajah yang licin dan mengkilap disebabkan karena produksi minyak dan sebum yang berlebih. Sebum dihasilkan secara alami oleh kelenjar minyak atau kelenjar sebaceous di bawah permukaan kulit.
Meski sebum berfungsi untuk melindungi dan melembapkan kulit, namun kelebihan sebum akan menyebabkan kulit wajah menjadi berminyak, pori-pori tersumbat, dan membuat kulit rentan mengalami jerawat. Tingginya produksi sebum dipengaruhi oleh faktor genetik, perubahan hormon, atau stres.
4. Kulit wajah sensitif
Jenis kulit sensitif sangat peka dan mudah sekali mengalami alergi atau iritasi dan ruam sebagai reaksi terhadap faktor tertentu, seperti lingkungan, makanan, atau penggunaan produk kosmetik.
Kulit wajah sensitif mudah terkelupas, gatal, kering, kemerahan, dan terasa perih ketika terjadi kontak dengan berbagai hal yang dapat memicu munculnya gejala kulit sensitif.
5. Kulit wajah kombinasi
Jenis kulit wajah kombinasi adalah perpaduan antara kulit berminyak dan kulit kering. Jika kamu memiliki jenis kulit wajah ini, maka kulit akan berminyak di zona T (area dagu, hidung, dan dahi) serta kulit kering di area pipi.
Jenis kulit wajah ini dapat dipengaruhi oleh faktor genetik dan peningkatan hormon selama masa pubertas.
Nah gimana teman-teman sudah tahu jenis kulit wajah seperti apa yang anda miliki? Jika belum yakin berkonsultasilah dengan dokter spesialis kulit dan jangan mencoba obat perawatan wajah sembarangan jika tidak ingin terjadi masalah pada kulit anda.