MERAWAT KULIT WAJAH YANG BAIK DAN BENAR BERDASARKAN JENISNYA

Karena setiap orang memiliki kulit wajah yang berbeda, maka beberapa jenis kulit wajah membutuhkan perawatan dan perhatian yang lebih dibandingkan jenis kulit yang lain.

Oleh karena itu, produk perawatan kulit dibuat dengan formula yang berbeda tergantung jenis kulit. Penggunaan produk perawatan kulit yang tidak sesuai bisa menyebabkan, iritasi, kulit berjerawat, kulit wajah menjadi kering, dan munculnya berbagai masalah lain pada kulit wajah.

Berikut adalah cara merawat kulit wajah berdasarkan jenis kulitnya:

1. Perawatan untuk jenis kulit wajah normal

Perawatan jenis kulit wajah normal cenderung lebih mudah. Dengan menggunakan perawatan kulit wajah biasa dan diformulasikan secara khusus untuk kulit normal saja sudah cukup. Misalnya dengan Sabun pembersih wajah dengan bahan kimia yang lembut dan hindari menggosok wajah terlalu kasar. Kamu bisa membilas wajah dengan air hangat, lalu keringkan dengan handuk berbahan lembut.

2. Perawatan untuk kulit wajah kering

Merawat jenis kulit wajah kering dapat menggunakan pembersih wajah yang mampu melembabkan, seperti emolien dan hindari produk yang mengandung alkohol atau pewangi karena dapat membuat kulit semakin kering bahkan berjerawat. Setelah selesai dibersihkan, Anda bisa menggunakan pelembab agar kulit tidak mudah kering. Selain itu, hindari terlalu lama mandi dan mencuci muka dengan air hangat.

3. Perawatan untuk kulit wajah berminyak

Salah satun cara merawat kulit wajah berminyak adalah dengan mencuci muka secara rutin 2 kali sehari dengan sabun cuci muka yang mengandung gliserin. Setelah dibersihkan kamu bisa menggunakan produk perawatan kulit lain, seperti toner yang mengandung benzoil peroksida, asam salisilat, dan asam glikolat. pilihlah produk kosmetik dengan kandungan air dan berlabel non comedogenic yang tidak menyebabkan penyumbatan pada pori-pori. Untuk menghilangkan minyak berlebih pada wajah, bisa juga menggunakan kertas minyak dan masker wajah khusus kulit berminyak. Beberapa bahan alami yang dapat digunakan sebagai masker wajah, antara lain madu, lidah buaya, tomat, dan minyak jojoba. Hindari makanan yang tidak sehat, seperti gorengan, makanan cepat saji, dan makanan dengan kadar gula tinggi.

4. Perawatan untuk kulit wajah sensitif

Perawatan kulit wajah sensitif bisa dilakukan dengan mengetahui pemicu yang menyebabkan reaksi alergi atau iritasi. Sabun wajah yang di gunakan sebaiknya berbahan lembut dan bilaslah dengan air hangat. Usahakan untuk tidak menggosok wajah terlalu kencang saat mencuci wajah.

Pemilik kulit wajah sensitif juga disarankan untuk tidak menggunakan produk perawatan wajah yang mengandung alkohol, asam, dan pewangi karena dapat menyebabkan iritasi wajah makin parah. Kamu bisa menggunakan produk perawatan wajah yang mengandung lidah buaya, teh hijau, polifenol, dan gandum.

5. Perawatan untuk kulit wajah kombinasi

Cara terbaik merawat kulit wajah kombinasi adalah menggunakan produk pembersih dan pelembab yang khusus diformulasikan untuk jenis kulit wajah kombinasi. Produk ini mampu mengurangi kadar minyak di daerah zona T (dagu, hidung dan jidat) sekaligus melembapkan area pipi.

Rutin membersihkan wajah 2 kali sehari. Produk pembersih yang mengandung alkohol, asam salisilat, dan benzoil peroksida sebaiknya dihindari, karena bahan-bahan ini dapat menyebabkan kulit wajah menjadi kering.

Jika cara ini kurang efektif, Anda bisa mencoba menggunakan produk pembersih untuk kulit wajah kering di area pipi dan produk khusus kulit berminyak untuk zona T.

Apa pun jenis kulit wajah Anda, tetap gunakan cream UV untuk melindungi kulit dari bahaya sinar ultraviolet. Jangan lupa juga untuk membersihkan kulit wajah dari make up sebelum Anda tidur.

Cara perawatan kulit di atas sebaiknya juga disertai dengan pola hidup sehat, dengan cara konsumsi makanan bernutrisi, banyak minum air putih, batasi konsumsi alkohol, dan berhenti merokok.

Tinggalkan komentar